C I N T A

cinta


Mari menulis tentang cinta haha ..

Cinta tidak dapat didefinisikan hanya pada hal pacaran saja yang kita kenal disekitar kita, ada berbagai hal misalnya
Cinta pada diri sendiri, cinta pada tuhan cinta pada sesama, cinta pada alam dll. Cinta memberikan timbal balik positif bagi siapapun, Rasa cinta ini tumbuh dalam perasaan yang terpelihara dan tidak akan muncul dengan sendirinya seperti kalimat - kamlimat gombal pembodohan para pujanga ketika merayu pasanganya. Hati dapat menampung lebih jutaan rasa cinta dan akan menjadi lebih indah ketika membawa hidup kita menjadi lebih positif dibandingkan menghidupkan rasa cinta dalam hati yang bercampur dengan kebencian, atau bahkan memelihara kebencian, kasus ini umum terjadi dan setiap orang pasti mengalaminya, faktor kurangannya perhatian dalam pengelolaan perasaan menjadi unsur utama lahirnya rusaknya perasaan dalam diri seseorang. Perbedaan biasanya menjadi sebuah acuan untuk lahirnya rasa benci, tanpa pengelolaan perasan yang baik maka cara menyikapi perbedaan akan sulit ditemukan, karena keegoisan akan tumbuh dari sana dan mucul menjadi kebencian yang meliki sifat berawal dari sikap "tidak peruduli" dan bahkan hingga "ingin menyakiti". Tidak membuang - buang waktu untuk memikirkan hal negatif akan jauh lebih baik bagi hati dan perasaan agar tidak terserang virus benci, membiasakan diri untuk mengalah adalah cara terbaik untuk mengundang kesabaran, karena "sabar" adalah salah satu unsur penting untuk pengelolaan perasaan dan pendewasaan diri, dan alasan kuat lainya karena sabar adalah salah satu musuh terbesar kebencian.

Selalu menempatkan kebencian ditempat yang jauh dari jangkauan perasaan, karena hal ini dapat saja mendominasi rasa cinta didalam hati seseorang, untuk selalu menempatkan kebencian ditempat terjauh bukan berarti membiarkanya hidup dan tumbuh karena hal ini justru akan menjadi penghalang datangnya rasa cinta. Membiasakan diri hidup mengelola perasaan baik terbukti berdampak positif pada kehidupan setiap orang, dan tidak membiarkan diri terperosok dalam kebodohan yang dibentengi oleh kebencian yang tidak jelas. Ketika kita lengah mengelola perasaan, kebencian akan tumbuh dari sikap egois yang berdampak rusaknya sebuah perasaan, Cinta yang tidak egois adalah cinta yang membebaskan dapat membangun pengertian dibeberapa aspeknya, dan mampu untuk saling menghormati, karena ketika hal ini lengah terjaga, maka akan melahirkan sikap saling tidak toleran yang sudah pasti berdampak pada saling membenci.

maaf bila ada kata - kata yang salah, karena dalam hal ini sayapun masih belajar hehe..

Note: tidak bermaksud untuk mengurui, hanya ingin berbagi dalam hal ini tentang pengelolaan perasaan, saya ambil beberapa pemikiran ini dari berbagai sumber, namun 100% bukan dari manusia super hehe, bukan karena saya membencinya haha namun lebih karena saya  selalu tidak sempat menontonnya ketika beraksi menjadi si manusia super, saya lebih banyak mengambil dari diskusi dengan orang - orang terdekat dan banyak memperhatikan fenomena dari jejaring sosial yang sudah menjadi media umum untuk kita semua, dan sayapun menulis ini dengan harapan agar selalu ingat dan dapat belajar agar mampu untuk mengelola perasaan supaya selalu hidup dalam jalur yang positif, Semoga bermanfaat, Insyallah

Thanks to papaps !

Sumber inspirasi tulisan ini dari beberapa note dan status beliau : www.facebook.com/Indra-Hikmawan-Saefullah

Related Posts:

Disqus Comments
Please disable Adblock!
© 2017 KANKNKUNK - Template Created by goomsite - Proudly powered by Blogger